PEMBANGUNAN SEKTORAL
OLEH;WISMA DIAMA PUTRA
Pengertian Sektor
• Kumpulan dari kegiatan-kegiatan atau
program yang mempunyai persamaan
atau ciri serta tujuannya (Kunarjo, 2002)
• Komponen-komponen dalam struktur
perekonomian
3/1/2008
2
Premis Perencanaan/
Pembangunan Sektoral
• Perumusaan keadaan pembangunan sektoral
yang dapat memberikan gambaran mengenai
eksistensi dan peranan sektor pembangunan
tertentu menjadi leading sektor bagi
pembangunan sektor lainnya dan sektor yang
menjadi skala prioritas
• Memproyeksikan sasaran pembangunan sektor
dalam rencana sasaran pendapatan nasional
yang sudah ditentukan
Kelebihan Pembangunan Sektoral
1. Lebih mudah dilakukan, karena:
• Berkaitan dengan tanggung jawab badan/instansi
pemerintah
• Melalui struktur hirarki normal
2. Peluang investasi lebih besar, karena:
• Tanggung jawab persiapan implementasi rencana
dilakukan instansi yang sama
• Model-model ekonomi berdasarkan sektor cukup banyak
• Sarana untuk mendorong penggunaan sumberdaya
yang efektif
• Tidak menyebabkan terganggunya stabilitas sosial dan
keamanan suatu bangsa
3/1/2008
3
Kelemahan PS
• Inefisiensi penggunaan sumberdaya antar
instansi
• Menghalangi (discourages) dan
mempersulit perencanaan proyek dan
program yg melibatkan lebih dari satu
intansi/sektor
• Adanya konflik dan duplikasi
program/proyek
Syarat Penentuan Skala Prioritas
dalam PS
• Didasarkan pada hasil pembangunan sektoral
sebelumnya dan menjadi titik tolak program
berikutnya
• Didasarkan pada kenyataan obyektif daerah
seperti kebutuhan, potensi, keterbatasan,
kemampuan, kemudahan, dan karakteristik
daerah
• Dapat dirumuskan secara kuantitatif dan nyata,
sehingga mudah diukur namun tetap sederhana
dan jelas
3/1/2008
4
Masalah Organisasi dan Metode
dalam PS
Kualitas perencanaan seringkali tidak
diperhatikan, karena:
• Lebih banyak memperhatikan aspek
administrasi rutin dan aspek tak terduga,
sehingga perencanaan dibuat secara tidak
sistematis, terutama untuk rencana jangka
menengah dan panjang
• Menggunakan metode tertentu yang tidak
sejalan dengan unit lain, sehingga rencana
dianggap tidak realistik
Konsekuensi Masalah Organisasi
dan Metode dalam PS
• Perencanaan cenderung “short-sighted” and
unambitious” yang didasarkan atas perkiraan
pengalaman administarsi sebelumnya, bukan
atas hasil pengumpulan dan analisis data. Over
ambitious juga tidak dierima oleh pelaksana
• Ada kecendurungan pemecahan masalah hanya
dapat dilakukan dengan cara yang sudah biasa
dilakukan (existing way)
• Perkiraan biaya tahunan didasarkan atas
perkiraan penerimaan dana tahun lalu, bukan
berdasarkan optimalisasi biaya untuk mencapai
tujuan tertentu
3/1/2008
5
Cara Mengatasi Masalah dalam PS
• Diperlukan kordinasi antar instansi, agar
perencanaan yang dibuat dapat sejalan dengan
perencanaan sektor/intansi lainnya
• Dibutuhkan badan kordinasi: Bappenas di
tingkat nasional dan pembentukan are based
planning (Mis, KTI)
• Perlu dibentuk suatu unit perencana khusus
dengan full time qualified planners di dalam
badan atau intansi.
PS Pokok dan Derivasinya
• PP sektor Infrastruktur
• PP sektor Pendidikan
• PP sektor industri
• PP sektor Pertanian
3/1/2008
6
Pembangunan Sektoral
Infrastruktur
• Merupakan kebutuhan publik (public
goods)
• Pemerintan merupakan pihak yang
dominan dalam penyediaan, namun
karena keterbatasan, swasta diharapkan
berperan
Pentingnya Pembangunan
Infrastruktur
• Sumber pertumbuhan ekonomi (Hub antara IS
dan Peningkatan GDP)
• Persaingan infrastruktur, kualitas seperti
telekomuniasi, air, energi untuk kepentingan
perekonomian
• Quality of life, ketidakmerataan IS akan
menyebabkan IPM dan pertumbuhan GDP yang
rendah
• Sharing risk and responsilibity antar daerah
(Hickman, 1995), sehingga diperlukan
kerjasama daerah yang menghasilkan positif
eksternalitas
3/1/2008
7
Tiga Hal IS menjadi penting
• Pencapaian skala ekonomi , sehingga
efisiensi dapat dicapai
• Memberikan positif eksternalitas pada
daerah sekitarnya
• Merupakan merit good yang melayani
penduduk dalam skala besar. Misl. Setiap
daerah memiliki pembangkit tenaga listrik,
tidak efisien
Kerjasama antar Daerah dalam IS
• Kerjasama dalam perencanaan, disain, hingga
implementasi dengan memelihara sumberdaya
alam dan lingkungan (Kepmendagri No.6/1975
dan 27/1982)
• Kontrak services, dilakukan oleh satu pemerinah
lokal dengan elemen kerja adalah deskripsi
kerja, konpensasi, kinerja pelayanan, asuransi,
prosedur, resolusi konflik, serta pebaharuan
kotrak
• Kerjasama dalam penyediaan infrastruktur
3/1/2008
8
Hal-hal yang diperhatikan dalam
Kerjasama
• Motivasi kerjasama dan komitment
• Dibuat dalam legal form
• Melibatkan semua stakeholder dalam kontrak
• Pengaturan dilakukan secara bersama
(accoutable dan transparan)
• Dapat dilanjutkan dalam format regional,
Regional development approach misalnya TPA,
atau Regional cooperation approach untuk
kebutuhan satu daerah.
Kerjasa Pemerintah-Swasta dalam
Perencanaan IS
Kepres no. 7 tahun1998, intinya
• IS penting untuk pembangunan daerah dan
nasional
• Kemampuan pemerintah terbatas
• Misalnya: transmisi dan perindustrian tenaga
listrik, distribusi gas alam, pengelolaan dan
pengangkutan gas bumi
• Pengelolaan air dan limbah
• Sarana pengangkutan barang dan penumpang
• Jalan, jembatan, dermaga, bandara
3/1/2008
9
Pentingnya Pembangunan Sektor
Pendidikan
• Meningkatkan efisiensi dan efektivitas
pengelolaan pendidikan
• Diperlukan untuk menjawab tantangan
dan kebutuhan masyarakat sebagai
dampak dari perkembangan kemajuan
IPTEKS, sementara sumberdaya
pendidikan terbatas
Strategi yang diperlukan (Coombs,
1970)
• Perencanaan sistem pendidikan harus melihat
jauh ke depan
• Bersifat menyeluruh dan terpadu
• Merupakan bagian integral dari pembangunan
nasional di bidang ekonomi dan sosial
• Menekankan peningkatan kualitas pendidikan
• Bagian yang tak terpisahkan dalam proses
manajemen dan sistem pendidikan
3/1/2008
10
Kriteria Perencanaan
Pembangunan Sektor Pendidikan
• Tidak bertentangan dengan kaidah dan keyakinan
agama yang diakui suatu bangsa
• Tidak bertentangan dengan idiologi negara
• Harus didukung oleh kemampuan dan pertumbuhan
ekonomi dan kemampuan finansial suatu bangsa
• Harus dapat diterima oleh semua lapisan masyarakat
• Mencerminkan sistem nilai yang tumbuh dan
berkembang dalam masyarakat
• Tidak bertentangan dengan peraturan yang berlaku
• Dapat dilaksanakan secara efisien dan efektif
Perencanaan Sektor Industri dan
Pertanian
• Dimensi globalisasi
• Teknorat VS Ekonom
• Pro efisiensi atau Pro nasionalisme
3/1/2008
11
Permasalah dan Tantangan dalam
Pembangunan Pertanian
• Pergeseran struktur ekonomi dan TK
• Penyusutan lahan pertanian produktif
• Penurunan nilai tukar komoditas pertanian
• Rendahnya SDM dan penerapan teknologi
pertanian
• Iklim usaha yang belum kondusif
• Tuntutan pasar global tentang kualitas dan
variasi produk
Perencanaan Pembangunan
Daerah
• Pembangunan daerah merupakan bagian
dari pembangunan nasional
• Perencanaan nasional belum tentu baik
untuk daerah
• Dibedakan apa yang seharusnya
dilakukan dan yang dapat dilakukan
• Menata kelembagaan (administasi, proses
pengambilan keputusan, otoritas)
3/1/2008
12
Sumberdaya Perencanaan
Pembangunan Daerah
• Lingkungan fisik (teori lokasi)
• LIngkungan Regulasi
• Pendekatan Perencanaan (Top-Down-
Butto Up)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar